Langsung ke konten utama

Catatan Dietku

Badanku dulu tak begini, entah mulai kapan mengelembungnya, padahal dulu aku bayi imut lho.
Gak percaya? percaya aza dech, masa ya harus kulampirkan surat keterangan kenal lahirku.
Kalau kata mamaku siy sejak aku gak mau minum ASI lagi. Dan jadi pecandu susu formula yang rasanya manis sekali, makanya aku manis, ia kan? iya saja deh yaa... hehe maksaaa
Pas bayi siy lucu chubby, semua gemas mencubit aku, tapi semakin besar aku jadi susah lari dan suka jatuh kalo jalan, tagibug kalo kata abahku almarhum.

Tapi pas sd aku ga bgitu gemuk, apalagi pas pindah ke Sidoarjo dari Bekasi, aku sempat kurus lho, meski gak lama, pas masuk pondok di smp lah aku menggemuk. Karena bekalku banyak makanan, juga pondokku dekat indomaret, baru2nya musim indomaret tuh jadi kalo senggang aku sambil ambil uang di atm tadinya eh jadi jajan deh. Pas sma ku juga gemuk karena makanan di kantin sekolahku enak2. Dan teman2ku juga pada hobby ajak jajan.

Saat itu tapi aku merasa baik2 saja dan sehat, pas kuliah di luar kota mulai terasa badanku kurang fit. Entah karena overweight, atau psikis juga karena jauh dari orangtua, 2 semester di sana aku 2 kali opname, padahal sejak keluar rs sejak bayi aku belum pernah opname. Diagnosa dokter saat itu karena asam lambung. Pindah ke Surabaya tinggal lagi dengan keluarga Alhamdulillah kesehatanku membaik. Puncak kegemukanku sejak maraknya OJOL(maaf ojol aku kamnbinghitamkan kamu) saat itu orangtuaku sedang berhaji, aku masak eh ade2ku pada gamau makan malah lebih suka DO makanan. Pesan makanan Delivery Order, tinggal diam di rumh makanan datang, ga usah cuci piring pula. Makan kalori tinggi dan kurang gerak, otomatis badan semakin menggelembung... 

Sampai... akhirnya kesadaranku datang karena seseorang, yaa seseorang yang spesial buatku. Meski bisa saja dia becanda tapi aku jadi termotivasi untuk berubah. Mamaku juga support sekali, karena mamaku sayang aku. Meski kuyakin di dunia ini akan ada seseorang yang mencintaiku tulus dan apa adanya diriku tanpa syarat, namun kusadari aku memang harus sehat, demi kebaikan diriku juga, demi masa depanku. Aku ingin hidup lebih lama tuk mengumpulkan bekalku di akhirat. 

Dietku sederhana, aku ingin sehat, gak peduli angka timbangan, sehat dulu dan makan makanan sehat. kata ibuku lama2 timbangan turun sendiri, fokus di proses, olahraga, istirahat cukup dan jangan stress...
Aku gatau bisa langsing atau tidak, yang penting aku sehat, bahagia dan selalu di jalanNya yang lurus.. Semangatttt.. Aku pasti bisaaa...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Puisi

Pamit Untuk Kembali Pamit.... Itu kata terakhir yang kau ucap, dalam jumpa kita. Kuharap kau pamit untuk kembali, bukan pamit untuk beranjak pergi. Hatiku telah kau curi, kelembutanmu yang membuat detik berhenti sesaat. Pesonamu yang membuat diri tak kuasa beranjak, tak bergerak. Kau adalah doa baruku, yang kulangitkan setiap waktu. Menggumpal menjadi titik titik awan, kuharapkan menjelma hujan kenyataan, beserta selaksa hujan kebaikan. Sayangku, Tiada lain pintaku semoga kau jadikan hatiku ini rumah, untukmu selalu rebah, lepaskan lelah. Semoga kau tak pernah tersesat, dan selalu temukan jalan tuk pulang. Sidoarjo, Agustus 2019, kala itu, waktu kau pamit sebelum musim hujan

Hello, I'm Comeback Again! After 3 Years

 Hi my blog, Sudah lama ternyata aku tak mengunjungimu. Maafkan aku ya, baru sempat berkunjung lagi. Karena moodku saat ini sedang ingin menulis Sebagai anak pertama dan cucu pertama perempuan rasanya amatlah tidak mudah bagiku. Harus menjadi contoh serta panutan yang baik untuk semuanya. Do'akan semoga aku mampu dan kuat melewati semuanya ya?:) Supaya aku tidak gagal menjadi contoh kakak dan cucu pertama. Saat ini banyak yang aku selesaikan Untuk membahagiakan serta membanggakan kedua orangtuaku. Terutama tuk menyelesaikan tugas akhirku. Keep Hamasah! AllahSWT Always with me.